Listrik Padam Ketika Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Batam

Suasana Padam Listrik di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Batam. (Foto: JP)


Rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Batam tentang Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) perubahan tahun 2021 perubahan tahun 2022 diwarnai padamnya listrik, Jumat (13 Agustus 2021).


Padamnya listrik sempat membuat Nina Melani berhenti sesaat membaca laporan tentang rencana pembangunan jangka menengah pembangunan daerah (RPJMD) Kota Batam.


Sejumlah anggota DPRD Kota Batam menghadiri rapat paripurna itu secara virtual untuk menghindari penyebaran virus Corona.



Suasana Rapat Paripurna di DPRD Kota Batam Sebelum Padam Listrik. (Foto: JP)


Dengan adanya peristiwa padamnya aliran di gedung DPRD Kota Batam membuat jaringan internet terputus sehingga tidak dapat mengikuti sidang paripurna itu.


Akibat padamnya listrik di gedung wakil rakyat Kota Batam itu membuat sejumlah anggota dewan yang menghadiri rapat paripurna secara virtual tidak dapat melanjutkan rapat paripurna itu lagi.


Kabag Humas dan Protokol DPRD Kota Batam, Taufik mengatakan bahwa tadi saat paripurna sempat mati aliran listrik Bright PLN Batam. "Sempat gelap tetapi sebentar saja karena diganti dengan aliran listrik yang ada di gedung DPRD Kota Batam," kata Taufik saat dikonfirmasi Channelpublik pada hari Jumat (13 Agustus 2021).


Dalam kesempatan yang berbeda Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Ahmad Surya enggan berkomentar terkait mati lampu saat rapat paripurna di gedung DPRD Kota Batam.


"Kalau masalah mati lampu tanyakan PLN ajalah," ucap politisi Partai Gerindra Kota Batam itu.



Penulis: JP

No comments:

Post a Comment