Bimsalabim! Pengadilan Negeri Batam Samarkan Perkara Pengeroyokan Mantan Anggota DPRD Kota Batam Helmi Hemilton
![]() |
| Suasana Persidangan di PN Batam Dalam Perkara Pengeroyokan Helmi Hemilton. (Foto: JP - Channelpublik) |
Dugaan kuat aksi sulap dilakukan oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk menutupi perkara pengeroyokan mantan anggota DPRD Kota Batam atas nama Helmi Hemilton.
Bimsalabim.... Abra kadabra.... Perkara nomor 451/Pid.B/2021/PN Btm akhirnya PN Batam berhasil menyembunyikan informasi terkait perkara itu dengan cara semua informasi di website Pengadilan Negeri Batam sipp.pn-batam.go.id berstatus disamarkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Channelpublik maka diketahui bahwa ada tiga orang yang dijadikan terdakwa, diantaranya: Diyanti, Rudi dan Herman.
Ketiganya diduga kuat melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap Helmi Hemilton di seputaran Harbourbay Kota Batam pada 2 Mei 2021 yang lalu.
Akibat pengeroyokan itu Helmi Hemilton mengalami luka yang cukup parah.
Menurut Humas PN Batam Yoedi Anugrah Pratama bahwa Perkara nomor 451/Pid.B/2021/PN Btm disamarkan itu karena terdakwanya adalah anak-anak.
"Kalau perkara pengeroyokan tidak disamarkan di website Pengadilan Negeri Batam. Kecuali pelakunya anak-anak," kata Yoedi Anugrah Pratama melalui pesan singkat WhatsApp pada hari Senin (23 Agustus 2021).
Selanjutnya Channelpublik mengikuti jalannya persidangan pada hari Rabu (25 Agustus 2021). Diketahui secara pasti bahwa perkara nomor 451/Pid.B/2021/PN Btm merupakan perkara pengeroyokan mantan anggota DPRD Kota Batam itu.
Persidangan itu dipimpin oleh majelis hakim PN Batam, Yoedi Anugrah Pratama, Adiswarna Chainur Putra dan Ferdinaldo Hendrayul Bonodikun.
![]() |
| Majelis Hakim yang Menyidang Para Terdakwa Pengeroyok Helmi Hemilton. (Foto: JP - Channelpublik) |
Saat persidangan tidak terlihat jaksa penuntut umum (JPU) Herlambang Adhi Nugroho melainkan digantikan oleh Mega Tri Astuti.
Persidangan itu harus tertunda dikarenakan para saksi tidak hadir saat persidangan.
"Izin majelis, saksi tidak hadir. Mohon ditunda karena saksi sedang di luar kota," kata Mega Tri Astuti saat persidangan yang digelar secara virtual, Rabu (25 Agustus 2021).
Dalam persidangan itu para terdakwa didampingi oleh penasehat hukumnya atas nama Tantimin dan Jenny Tobing.
Selanjutnya persidangan itu harus ditunda dan dilanjutkan pada pekan depan (01 September 2021).
Penulis: JP
Follow & Subscribe
Berita Terkini
BERITA POPULER
-
Ilustrasi. Contoh Surat Pengaduan Kasus PHK Terhadap Disnaker. (Foto: Istimewa) CHANNELPUBLIK.COM | Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah...
-
Suasana Persidangan Warga Negara Myanmar, Myat Thit alias Muhammad. (Foto: JP - Channelpublik) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mega Tri Astuti Men...
-
Foto kolase arena gelper elektronik Bersenang Senanglah di BCS Mall, Batam, berkedok hiburan. (Foto. Dok. Channelpublik.com) BATAM - Channe...
-
Suasana Ketika Proses Perobohan Bangunan Milik PT Asianfast Marine Industries, Sekupang Kota Batam. (Foto: JP - Channelpublik ) BATAM , Chan...
-
Pengertian, Dasar, Ruang Lingkup Dan Sumber Hukum Tenaga Kerja. (Foto: Istimewa) CHANNELPUBLIK.COM | Pengertian Hukum Ketenagakerjaan san...
-
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Perhitungan Pesangon CHANNELPUBLIK.COM | Dalam dunia kerja, kita lazim mendengar istilah Pemutusan Hubu...
-
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelay...
-
UU NO. 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN DENGAN RAHMAT TUHA...
-
Ketua DPR RI Puan Maharani hadir dalam pengukuhan di Universitas Sultan Agung. (Foto: HO-DPR RI/am) JAKARTA - Channelpublik.com | Ketua D...
-
Ilustrasi. Pekerja kantoran wfh. (Foto: Dok. Freepik) BATAM - Channelpublik.com | Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menerapkan penyesu...

