Pawai Pembangunan dan Budaya Nusantara Meriahkan HUT Ke-81 RI di Batam
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melepas langsung ribuan peserta dan kendaraan hias. Dari panggung kehormatan, Amsakar mengenakan busana adat Melayu, sedangkan Li Claudia mengenakan pakaian adat Kalimantan Barat.
Pawai Pembangunan diikuti 49 kelompok yang terdiri atas unsur Pemerintah Kota Batam, TNI-Polri, dan swasta. Sementara itu, Pawai Budaya Nusantara melibatkan sekitar 10.000 peserta dari berbagai paguyuban masyarakat.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan peserta yang membawa beragam identitas budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman tersebut sekaligus mencerminkan Batam sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan budaya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Batam juga menyerahkan bendera Merah Putih secara simbolis kepada perwakilan camat dan paguyuban masyarakat. Penyerahan itu merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.
Dalam sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kekompakan, toleransi, dan rasa persaudaraan di tengah keberagaman Kota Batam.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menatap masa depan.
“Peringatan kemerdekaan harus dijadikan sebagai momentum evaluasi dan pijakan bersama untuk melangkah menuju masa depan Kota Batam yang lebih maju,” kata Amsakar.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu mendukung pembangunan Kota Batam agar semakin berdaya saing. Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan tema HUT ke-81 RI, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
“Atas nama Pemko dan BP Batam serta Forkopimda, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam Pawai Pembangunan ini. Ini wujud semangat kebangsaan. Mari kita terus warnai kehidupan dengan kegiatan produktif demi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Pawai yang dipadati puluhan ribu warga sejak pagi itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, jajaran Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam.
Kemeriahan Pawai Pembangunan dan Pawai Budaya Nusantara semakin lengkap dengan atraksi Bahana Barelang Drum Corps (BBDC), parade kendaraan hias, serta pertunjukan seni dan budaya dari berbagai suku di Indonesia. (Red)
Follow & Subscribe
Berita Terkini
BERITA POPULER
-
Ilustrasi. Contoh Surat Pengaduan Kasus PHK Terhadap Disnaker. (Foto: Istimewa) CHANNELPUBLIK.COM | Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah...
-
Defenisi Hukum Menurut Para Ahli CHANNELPUBLIK.COM | Hukum ialah salah satu dari norma dalam masyarakat. Berbeda dari tiga norma lainnya,...
-
Sejarah dan Hierarki Peraturan Perundang-undangan di Indonesia Latar Belakang CHANNELPUBLIK.COM | Dewasa ini banyak masyarakat Indonesia y...
-
Roy Wright Hutapea S.H, M.H Masa kepemimpinan Bistok Nadeak sebagai ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Batam periode 2016 - 2...
-
CHANNELPUBLIK.COM | Sejak tahun 1966 sampai dengan sekarang telah dilakukan perubahan atas hierarki (tata urutan) peraturan perundang-und...
-
CHANNELPUBLIK.COM | Legislasi atau undang-undang adalah hukum yang telah disahkan oleh badan legislatif atau unsur pemerintahan yang ...
-
Ketua Dekranasda Kepri Hj Meri Isdianto terus mendorong kemajuan produk kerajinan Kepri saat mengikuti Zoom Meeting Musyawarah Nasional D...
-
Channelpublik.com | Lembur atau overtime , kadang seperti sisi permukaan uang logam, diinginkan saat ingin mengejar target produksi, namun...
-
Suasana persidangan dalam perkara dugaan penipuan dengan terdakwa Wiji Utami. (Foto: JP - Channelpublik) Persidangan dengan agenda pembacaan...
-
CHANNELPUBLIK.COM | Seperti kita ketahui peraturan perundang-undangan yang membahas masalah hukum ketenagakerjaan adalah UU Ketenagakerja...
